Tips Travelling Menggunakan Mobil ala Saya

by - Desember 28, 2017


Assalamu'alaykum,  teman

Balik lagi niy di blog saya tercinta yang unyu ini. Dua hari lalu saya mendapat challenge dari Mbak Dira Indira, untuk menulis kolaborasi kami lagi di #CeritaDilaDira. Dan tema yang diusung kali ini adalah Tips Travelling. Sebetulnya pas Mbak Dira kasih ide ini saya agak kaget juga. Meskipun saya lumayan sering jalan-jalan, tema kali ini cukup menantang buat saya. Karena gampang - gampang sulit

Dan untuk menjawab tantangan Mbak Dira. Maka saya memutuskan menulis tips travelling menggunakan mobil. Kenapa ? Karena buat saya perjalanan menggunakan mobil saat wisata itu lebih menarik. Bisa melihat keindahan alam. Berjumpa dengan rombongan wisatawan lain di tengah perjalanan. Daripada berpergian menggunakan pesawat ketika mudik yang menurut saya "hanya" sekadar duduk

Apalagi ini kan lagi musim liburan sekolah plus akhir tahun. Jadi gak salah kan kalau saya berbagi tips liburan

Langsung aja ya, ini dia tips travelling menggunakan mobil ala saya : 

1. Pilih waktu yang tepat buat berlibur 

Siapa siy yang gak pengen pergi liburan saat libur panjang  ? Saya pun juga begitu. Pokoknya begitu lihat ada liburan panjang akhir pekan, pengennya pergi aja. Eh, tapi saya gak bisa "semena-mena" mengajak suami atau anak buat berlibur. Karena anak-anak udah mulai makin besar, sebisa mungkin waktu liburan kami gak mendekati jadwal mereka ujian. Atau saat suami ada acara kantor. Pokoknya harus didiskusikan jauh hari, supaya gak ada yang protes saat liburan

2. Tentukan destinasi wisata

Berhubung di rumah, hanya suami saja yang bisa menyetir mobil. Sedangkan saya bisanya cuma duduk manis di kursi penumpang. Saat menentukan destinasi wisata buat saya, yang paling terpenting adalah tidak membuat suami capek. Maksimal sih 4 - 5 jam perjalanan saja dari rumah

Dan dalam satu hari, maksimal 2-3 tempat wisata saja yang kami datangi. Bahkan lebih sering hanya 1 tempat wisata saja sehari

Kenapa ? Buat kami, lebih penting rasa menikmati sebuah tempat wisata daripada datang hanya sekadar berfoto lalu pulang. Kami juga sangat menikmati berbicara dengan orang disana. Bukan hanya menambah wawasan tapi juga bisa memberi nilai lebih saat berwisata

3. Mencari tempat menginap 

Kalau sudah ada libur panjang  yang cocok dengan jadwal anak dan suami. Selanjutnya saya dan suami langsung mencari hotel untuk menginap. Biasanya sih kami mencari jauh hari sebelumnya. Ya sekitar sebulan atau satu setengah bulan sebelum pergi, apalagi jika tempat yang akan kami datangi adalah tempat wisata favorit yang pastinya penuh saat libur panjang

Untuk membeli voucher hotel, saya lebih memilih lewat aplikasi. Alasannya siy bisa lebih murah, biasanya loh. Lalu saya juga bisa membaca review dari pengunjung hotel. Gimana hotel itu ? Bersih atau gak ? Makanannya oke ?

Satu lagi niy, mengurangi resiko tidak mendapatkan kamar dan mendapat hotel yang sesuai keinginan kita. Daripada belinya mendadak saat mau berangkat

Dan saya lebih nyaman memilih hotel yang tidak sekadar tempat buat tidur saja setelah lelah berwisata. Saya mencari hotel yang bisa dinikmati fasilitasnya, seperti ada kolam renangnya dan tamannya

4. Cari informasi tentang tempat wisata

Biarpun jaman makin canggih, gak ada salahnya bertanya kepada orang yang sudah pernah kesana sebelumnya. Karena tidak setiap informasi tersedia di sosmed. Apalagi jika tempat wisata itu masih baru dan belum banyak dikenal orang. Atau tempat wisata yang akan kita datangi memiliki medan yang lumayan bikin kaget alias ekstrim. Mencari informasi sebelumnya tentang tempat wisata itu, pasti akan mempermudah kita saat hari H

5. Persiapkan kendaraan 

Yah meskipun saya hanya sebagai penumpang yang duduk manis, saya sedikit tahu kok apa saja yang harus diperhatikan dengan kendaraan yang akan dipakai buat pergi. Isi bahan bakar, air radiator, perhatikan rem, aki dan tekanan ban

Jangan sampai saat berpergian, tiba - tiba mesin mengeluarkan asap karena air radiator  habis

6. Jangan lupa GPS 

Kalau kalian gak yakin dengan letak tempat wisata, jangan lupa gunakan GPS atau Global Positioning System. Menggunakan GPS akan mengurangi resiko tersesat, meski gak menjamin juga karena terkadang GPS bisa salah

Kalau sudah tersesat ya udah, nikmati aja dan pakai GPS yang satu lagi. Apa itu ? Gunakan Penduduk Setempat alias bertanya secara manual... hahaha

7. Berangkat lebih pagi 

Daripada malam, saya lebih suka berangkat pagi kalau bisa setelah Subuh. Alasan berangkat lebih pagi supaya mengurangi resiko terkena macet di jalan. Gak asyik kan kalau waktu habis di jalan aja gara-gara macet panjang. Bisa gagal total deh acara liburan

Macet itu capek banget bo'.  Menguras pikiran dan tenaga aja

Dan kita bisa memiliki waktu lebih banyak di tempat wisata yang akan dituju kalau berangkatnya lebih pagi

8. Mulai dari tempat wisata yang paling jauh 

Jika saat liburan, kami merencanakan mengunjungi tempat wisata lebih dari 1. Maka yang akan kami kunjungi adalah yang paling jauh dahulu. Hal ini buat saya dan suami lebih nyaman, kenapa? Karena bisa lebih santai setelahnya. Tempat wisata yang lebih dekat didatangi saat perjalanan pulang

9. Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman 

Berpergian menggunakan mobil, pasti butuh pakaian yang nyaman. Kalau saya pribadi siy sebagai Muslimah, saya sebisa mungkin menghindari pakaian dengan potongan model " payung lebar " yang terlalu melambai - lambai hingga menjuntai ke tanah seperti terseret. Buat saya, itu merepotkan saat liburan apalagi jika yang saya kunjungi adalah alam bebas

Saya lebih memilih dengan potongan yang biasa saja dan tidak terlalu menjuntai hingga ke tanah, kira - kira semata kaki turun sedikit. Yang menurut saya lebih ringkas. Untuk warna siy, tergantung mood saya

Kalau buat anak laki dan suami, saya lebih memilih celana jeans dipadu dengan kaos atau kemeja berbahan adem. Untuk anak perempuan saya, kalau tidak rok ya celana panjang

Sebagai cadangan, saya suka menyimpan baju lain di tas kecil jika pakaian anak-anak mendadak kotor sebelum sampai di tempat wisata

Untuk alas kaki, saya suka menggunakan sepatu tetapi saya juga menyediakan sandal di mobil

10. Bawa perbekalan, pakaian dan obat 

Menyiapkan perbekalan dan pakaian adalah hal paling seru dalam liburan. Sebuah koper berukuran lumayan, jadi pilihan saya buat menaruh pakaian kami sekeluarga. Tas kecil juga saya persiapkan buat mukena, sarung dan sajadah

Berpergian jauh apalagi menginap, pasti bakal lapar kan. Nah untuk urusan satu ini, saya selalu membawa nasi, lauk, buah, roti dan snack. Saya juga selalu membawa rice cooker dan galon air loh ... hahaha. Terkesan ndeso ya. Tapi percaya deh, gak cuman saya yang bawa beginian

Bahkan mobil mewah sekelas Pajero dan Fortuner pun, juga bawa rice cooker besar loh. Kok saya tahu ? Ya kelihatan kan pas mobilnya dibuka... Hahaha. O iya ada juga yang liburan ke hotel di luar kota bawa kompor gas 2 tungku plus bright gas warna pink itu dan bawa wajan besar buat masak. Eh saya malah kemarin lihat ada yang bawa parang panjang loh. Bingung kan parangnya buat apaan. Kayaknya siy buat pesta durian, soalnya mereka juga bawa banyak durian

Dan saat saya menginap di hotel terbaik kawasan Parapat. Hotel yang juga pernah dijadikan tempat menginap Pak Jokowi tahun lalu saat Karnaval Danau Toba, ada juga tuh yang bawa telur beberapa tray dan minyak goreng segala. Karena mereka pergi 3 keluarga dan menginapnya beberapa malam. Untuk memenuhi kebutuhan makan, mereka menyewa dapur hotel sehari 200 ribu kalau tidak salah

Ini dia hotel tempat Pak Jokowi menginap Inna Parapat Hotel di tepi Danau Toba , diklik ya biar bisa lihat keindahannya

Kalian pasti berpikir kenapa saya bawa rice cooker dan galon air segala. Alasan utamanya jelas " pengiritan ". Lumayan loh, uang makan buat jajan di jalan kan bisa buat yang lain. Misal beli oleh-oleh

Yang saya rasakan siy, emang seringkali uang yang saya habiskan lebih banyak atau sama dengan kalau jajan. Tapi dengan membawa makanan sendiri, saya bisa membawa makanan yang lebih berkualitas daripada jajan di luar dan sesuai dengan selera kami. Saya bisa masak ayam kampung, bawa buah beberapa macam, snack plus roti lebih banyak. Bener gak ...

Anak - anakpun bisa tambah makanan dengan puas.  Dan gak repot keluar hotel lagi saat makan malam. Tapi saya juga terkadang membeli menu sayur  di hotel buat makan malam. Lumayan buat segar-segar. Atau pas bekal habis, ya saya tetap jajan di luar

Dengan membawa makanan sendiri, kita juga bisa sarapan di jalan sambil beristirahat apalagi kalau berangkatnya pagi sekali. Kan gak sempat makan di rumah

Air dari galon tinggal dipindah ke botol Tupperware ukuran besar aja. Kebetulan saya memakai pompa manual, jadi gak capek menuangkannya. O iya, galonnya ditinggal di mobil aja yah. Jangan dibawa ke kamar hotel. Bisa gempor... Hahaha

Obat-obatan juga jangan lupa dibawa. Biasanya siy saya bawa minuman penolak masuk angin dan minyak urut. Maklum ya, namanya emak - emak habis jalan terus eksis foto pasti pegal semua betisnya

Bantal dan guling tetap dibawa, karena buat saya ( saya loh ya ) paling nyaman tuh ya pakai bantal sendiri, biarpun bantal hotel lebih bagus. Apalagi saya tipe paling susah tidur nyenyak di hotel, paling lama 4 jam

11. Selalu abadikan momen liburan 

Jaman sekarang gak sah ya kalau berlibur tidak mengabadikan momen. Gak hanya di tempat wisata aja kita mengabadikan momen. Justru dengan perjalanan darat menggunakan mobil, kita juga bisa mengabadikan momen di jalan loh. Tak jarang momen indah terjadi disana

Tripod dan tongsis jangan ketinggalan juga ya

12. Istirahat jika lelah

Berwisata jangan dipaksakan. Sempatkan berhenti di tempat khusus yang bisa buat istirahat misal SPBU atau masjid. Usahakan berhenti paling tidak 15 menit supaya badan lebih segar lagi

13. Pakai pembalut wanita 

Tips terakhir ini khusus untuk para wanita ya. Menggunakan pembalut wanita akan mengurangi rasa beser akibat AC mobil yang dingin loh. Gak nyaman kan, kalo pergi dikit - dikit ke toilet


Barang sebanyak itu hanya kalau menginap di luar kota ya... Hahaha. Untuk adegan makannya itu saat ke pantai dan tidak menginap

Bagian belakang mobil yang dibuka bisa jadi tempat makan. Begitu lelah berwisata, masuk ke hotel. Setelah mandi tinggal makan sambil menikmati pemandangan


Foto - foto di atas adalah beberapa momen ketika kami berlibur memakai mobil. Ada yang menginap dan tidak. Ada yang di dalam kota, ada yang di luar kota. Meskipun begitu pulang banyak yang musti dibereskan karena barang bawaan kami yang lumayan itu. Gak masyalaaaaah. Yang penting hati gembira setelah liburan... Iya kan

Udah dulu ya tips dari saya. Semoga bisa memberikan kalian inspirasi untuk berlibur di akhir tahun ini. Jumpa lagi di tulisan saya berikutnya.  Happy holiday semuanya. Salam 😘😘

You May Also Like

31 komentar

  1. Kalo ditanya seneng jalan road trip ato naik pesawat , akupun lbh suka road trip mba. Lbh bnyk pemandangan yg bisa dilihat. Cita2ku skr ini, pgn road trip keliling Eropa, napak tilas pas suami msh tinggal di sana, dan utk domestik aku poo gn road trip dr jakarta ke sibolga kampungku :p. Blm kesampaian sampe skr.

    Kalo road trip kliling jawa udh pernah. Tp utk jawa ya mba, aku udh kapok road tripnya pas peak season kyk skr. Capek di jln. Aku prnh ke sibolga tp dr medan pas lebaran. Itu jalanan sepi melompong. Kalo di jawa, ampun dijee lah hahahahah.. Bisa 30 jam ke solo doang. Aku prnh soalnya. Pdhl jalanan di sumatra lbh kecil kan drpd jawa. Yg mudik ga rame berarti.

    Kalo skr ini aku lg sto road trip, krn anak yg bungsu staminanya ga terlalu kuat kyk kakanya. Suka mabokan.. Makanya kalo traveling naik pesawatpun, dia paling srg aku tinggal ama babysitternya. Ntr aja dibawa pas udh gedean dan ga mabokan lagi :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo aku keliling Jawa belum pernah juga, Mbak Fanny. Kan hidup kami abis nikah kebanyakan di luar Jawa. Cuman pernah ngerasain mudik bawa mobil dari Jakarta ke Semarang sekali aja. Sama pernah mudik dari Kediri ke Semarang

      Kalo mudik ke Semarang abis naik pesawat, paling naik mobil ke Pati kampung suami aja... Hahaha

      Hapus
  2. Aku mbayangke mobile kebak barang wes sumpek🤣🤣🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asline gak,say. Kan aku cuman berempat aja kemana-mana. Bagian belakang dibuka khusus buat barang

      Hapus
  3. saya jarang sih piknik sama keluarga. pernah sekitar 2 tahun yang lalu jalan-jalan ke pantai. cuma bawa bekal doang. hihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo cuman ke pantai atau kemana yang gak pakai nginap, saya juga bawanya bekal doang Mbak Antung. Gak bakal bawa galon apalagi rice cooker... Hahaha. Bisa diketawain semut

      Hapus
  4. Berangkat pagi..iya, setuju banget... Modalnya tisu basah, buat mandiin anak2😀

    No 13..pke pembalut..? Blm pernah nyoba sih..kecuali klo mmng lg nggak sholat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba deh pake pembalut pas berpergian. Dijamin mengurangi rasa beser, Mbak Sulis

      Hapus
  5. Aduh aku baca ini kok jadi baper pengen piknik. Percaya ga libur panjang gini aku ga ada schedule piknik sama sekali krn sekeluarga g ad yg hoby piknik. Sukanya ngadem dikamar. Kan eike berasa jadi alien kalo pengen piknik sendirian. Hihi.. Itu tips2nya oke banget loh bunda. Boleh deh dicoba2 kalau kali2 mau bepergian. Syukur2 kalo ketemu bunda dila minta nasi dirice cooker. Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti kita makan ayam masak habang bareng yuk... Hahaha

      Hapus
  6. Aku mau traveling lebih rajin sama anak2 thn 2018 😆 karena mumpung mereka blum school mbaa..niatnya pulau jawa aja dulu. Ntar klo udah gedean mau loncat pulau. .😂
    Salam kenal yaa ibu Dila...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayuk rencanain piknik tahun 2018, banyak libur panjang tuh... Asiiiik hahaha

      Hapus
  7. Tahun ini saya tidak ada planning liburan kemana2
    hanya di jakarta saja,menikmati tahun baru ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menikmati Jakarta disaat sepi seru juga kok, saya pernah sekali ( itupun karena nyasar). Pagi abis sholat subuh di hari H lebaran kesasar sampe di bundaran HI yang saat itu sepinya minta ampun, gara - gara gak nemu tol... Hahaha
      Maklum waktu itu baru 2 minggu di Jakarta.

      Hapus
  8. Aku juga kalo lagi pergi2 sama keluarga pasti lebih suka bawa makanan, biasanya aku bungkus2in gitu. Mayan lah jadi agak ngirit, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makan bekal bareng keluarga juga seru ya, Mbak Ika. Ada aja cerita yang bakal dikenang kelak dan jadi bahan ketawa... Hihihi

      Hapus
  9. Samaaaa... Kami juga suka banget naik mobil, tapi ga sepenuh itu isinya karena mobil Agya udah penuh ama stroller si bocil hahaha. Koper pun ditengah-tengah :D pakai mobil terasa banget kekeluargaannya ya Mbak Dila hihihii.


    Yeay.. Project kita berhasil 😍
    Next project yaaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk piknik yuk sebelum nulis lagi Mbak Dira ... Hahaha. Ketemu lagi di next project ya 😘

      Hapus
  10. Liat foto pertamanya jadi inget dulu alm.ayah suka mengajak kami traveling pakai mobil vw combi. Seru.. Jadi kangen pengen jalan-jalan lagi. Tapi skrg lebih cepat mabuk hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah seru banget Mbak Lia, naik VW combi. Aku dari dulu malah belum pernah naik VW combi. Pasti luas dalamnya ya

      Hapus
  11. Good tips, bu.
    Udah lama saya gak liburan pake mobil.. Jadi kangen juga setelah baca ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Liburan lagi naik mobil, mbak. Seru loh 😊

      Hapus
  12. Belum pernah traveling pake mobil jarak jauh. Seru (dan ribet pasti) bawa makanan sendiri. Lebih sering make mobil dalam kota saja. Sampai sekarang masih punya mimpi blum kesampaian nyusur dari Makassar sampai Manado dengan mobil. Salam kenal ibu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow gak kebayang dari Makassar ke Manado, gimana serunya itu. Berapa kilometer itu jaraknya? Capek jelas pastinya ya. Butuh stamina prima

      Hapus
  13. Pengen.. banget bisa traveling sama keluarga. Lbh enak naik mobil krn bisa berhenti sewaktu2 sesuka hati.

    Semoga kelak bisa ya, kalau sudah punya mobil sendiri. hihi.
    dan PRku buat bisa nyetir motor dulu ngilangin trauma trus belajar nyetir mobil biar bisa gantian nyetir :D Aamiin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga belum bisa setir mobil kalo motor bisa, Mbak. Trauma. Mudah2an bisa nyetir mobil sendiri juga... Aamiin *salah satu mimpi yang belum kesampaian*

      Hapus
  14. Yang penting kondisi driver fit, kalau capek musti istirahat untuk mengembalikan stamina. dan jalannya musti santai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setujuuuu banget, Mas. Capek ya istirahat. Karena stamina itu penting

      Hapus
    2. Setujuuuu banget, Mas. Capek ya istirahat. Karena stamina itu penting

      Hapus
  15. Mobil tuh emang andalan banget buat berlibur ya mba. Aku seringjuga bepergian liburan menggunakan mobil dan terbantu banget karena ada GPS :)
    Nice tips, mba :)

    BalasHapus
  16. Emang seru ya berwisata dengan mobil. Tapi tentu mengecek kesiapan mobil yang akan dipakai adalah yang utama.
    Kalau menentukan destinasi wisata itu istilahnya "itinerary" ya?
    Barang bawaaannya banyak banget hihihi... Pasti capek banget tuh bongkar-muatnya.
    Bawa ricecooker dan galon nggak ndeso kok mbak, itu kan penting ;)

    BalasHapus