Setiap Tulisan Akan Menemukan Pembacanya

by - November 27, 2017


Kutipan itu pernah saya baca beberapa waktu lalu. Saya lupa dimana pernah membacanya. Tapi saya suka sekali dengan kutipan itu

Seorang penulis tentunya berharap, tulisannya akan dibaca banyak orang dan diingat oleh pembacanya

Yang akan saya ceritakan ini adalah ketika saya menjadi seorang pembaca, tanpa mengenal siapa yang menulis. Tapi saya ingat apa yang ditulisnya. Dan akhirnya saya bisa menemukan penulisnya serta berjumpa secara langsung

***
Dulu, sebelum saya menulis di blog. Saya termasuk sering mencari sebuah informasi dari berselancar di dunia maya. Informasi yang saya cari terkadang ditulis oleh seorang blogger di blog pribadinya

Dan inilah cerita saya, sampai akhirnya bisa berjumpa dengan penulis blog yang justru kenal dari tulisannya terlebih dahulu

- Mbak Ririn Wandes Lubis -

Saya mengenal tulisan Mbak Ririn pertama kali saat saya mencari informasi tentang sebuah tempat wisata yang saat itu sedang kekinian di Medan

Ketika saya mencari informasi itu, saya belum menulis di blog dan bahkan belum ada keinginan menjadi blogger. Tetapi ada satu hal yang akhirnya membuat saya terkenang dengan tulisan Mbak Ririn di Melalak Cantik. Di tulisan Mbak Ririn disebutkan bahwa tempat wisata yang ingin saya datangi, saat itu tidak memperkenankan pengunjungnya membawa kamera selain kamera telepon genggam. Sebagai orang yang suka mengambil gambar, informasi itu sangat tidak menyenangkan buat saya

Melihat template Mbak Ririn yang menarik, gaya penulisannya dan tampilan foto yang kece. Saya tidak berhenti di satu tulisan Mbak Ririn. Dan saya pun mengintip profil Mbak Ririn saat itu. " Wah kece juga niy fotonya. Keren gayanya " pikir saya. Nama lengkap Mbak Ririn Wandes Lubis pun langsung terekam dalam memori

Sebulan kemudian saya mulai menulis di blog, setelah hampir setahun hanya berkutat dengan tulisan di facebook. Saya pun bergabung di Blogger Perempuan

Tak disangka, saya menemukan nama Mbak Ririn saat para anggota blogger membagi linknya. Saya pun dengan antusias mengomentari tulisan Mbak Ririn. Saya senang sekali bisa menemukan Mbak Ririn

Saking hebohnya saya bertanya ini itu, saya lupa kalau itu di grup. Akhirnya Mbak Ririn mengajak saya bicara japri. Aduh, tambah senang hati saya. Mbak Ririn rupanya ramah sekali. Saya sebagai blogger yang baru beberapa hari saat itu, merasa diperhatikan

Pertemuan pertama dengan Mbak Ririn, Melalak Cantik 
Saya pun akhirnya bisa berjumpa langsung dengan Mbak Ririn. Awal perjumpaan di sebuah restoran cepat saji, disitu saya mulai mengenal istilah dalam dunia blog dari Mbak Ririn. Tentang apa yang pernah dilaluinya.

Pertemuan pun tak hanya terjadi sekali.  Yang kedua kali di sebuah acara susu ibu hamil. Dan yang ketiga, kami janjian berjumpa di sebuah lobby hotel saat saya staycation

Mbak Ririn sangat baik dan mau berbagi pengalaman dengan saya

- Mbak Mollyta Mochtar -

Tulisan Mbak Molly pertama kali saya baca, saat saya memulai hobi saya mengumpulkan hotel toiletries di awal 2015. Jauh sebelum saya menulis di blog.  Saat itu saya ingin tahu, apa ada orang di luar sana mengumpulkan benda gratisan dari hotel itu. Begitu saya menemukan tulisan Mbak Molly, saya langsung mengucap syukur dalam hati " Alhamdulillah, ternyata ada orang yang juga suka dengan hotel toiletries. Berarti saya bukan orang aneh " Hahaha ...

Tapi saat itu saya belum tahu siapa yang menulis

Hingga kemudian, Mbak Nuniek Tirta menulis sebuah postingan di facebook yang saat itu menjadi viral. Saya pun kepo. Siapa siy Mbak Nuniek Tirta

Scroll ... Scroll di dinding facebook Mbak Nuniek Tirta. Sampai saya melihat sebuah postingan, Mbak Nuniek menulis akan pergi ke Medan dan mencari blogger Medan. Dari semua komentar itu, hampir sebagian besar menjawab Mollyta Mochtar

Siapa ya Mollyta Mochtar ? Pikir saya

Saya pun searching di dunia maya." Lah ... Ini kan yang waktu itu menulis hotel toiletries " pikir saya

Dan dari situ saya teringat nama Mbak Mollyta Mochtar

Pertemuan pertama dengan Mbak Molly 
Beberapa waktu lalu, saya pun bertemu Mbak Molly untuk pertama kalinya di sebuah acara. Aduh, rasanya senang sekali. Cukup seringnya saya berinteraksi dengan Mbak Molly di sosial media sebelumnya. Membuat pertemuan pertama saya dengan Mbak Molly, berlangsung akrab. Ditambah sosok Mbak Molly yang ternyata sangat ramah membuat saya nyaman

Dalam pertemuan pertama kami itulah, saya akhirnya mengetahui bahwa Mbak Molly mulai menulis di blog pada usia 40 tahun. Sebuah usia yang menurut saya tidak lagi muda

Itu yang menyemangati saya, setelah sebelumnya saya sempat berpikir terlambat ketika saya mulai menulis di blog baru pada usia 37 tahun

***

Dari kedua blogger yang saya temukan lewat tulisannya terlebih dahulu, saya belajar banyak hal. Bahwa apa yang mereka raih saat ini tidaklah mudah. Dan tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar. Segala sesuatu jika dikerjakan dengan kesungguhan hati akan menuai hasil. Kecintaan mereka terhadap dunia penulisan, akhirnya membawa mereka ke pencapaiannya saat ini. Semuanya melalui sebuah proses

Hingga tulisan dan nama mereka diingat oleh penikmat tulisannya, seperti saya

Jika saya sebagai pembaca menemukan mereka lewat tulisannya. Saya juga punya impian. Kelak ada orang yang menemukan saya lewat tulisan saya. Aamiin 

Selain Mbak Ririn dan Mbak Molly, masih ada 2 nama blogger lagi yang saya kenal terlebih dahulu lewat tulisannya. Mudah - mudahan suatu saat saya bisa berjumpa dengan mereka. Siapa mereka ? Hmmm ... 😊😊😊



Semua infografis dibuat dengan menggunakan Pic Art dan Cymera  



You May Also Like

35 komentar

  1. Yes... tambah semangat nulisπŸ’ͺ🏻πŸ’ͺ🏻πŸ’ͺ🏻
    Thanks y say😘 Sangat bermanfaat untuk aku yg baru mulai merangkak ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terus semangat, say. Maju terus pantang mundur ����

      Hapus
  2. Satu2 nya blogger yg aku kenal. Baik dr dunia maya tp blm sempet ketemu sampe akhirnya beliau meninggal, itu mas cumi.. Pdhl pgn bgt bisa ketemu. Tapi. Memang seneng ya mba, bisa ketemu ama blogger yg slama ini tulisannya sering dibaca.. Akupun kalo sdg traveling kemana aja, berusaha nyari blogger di tempat itu supaya Bisa ketemuan. Dan lgs happy aja pas udh tau orangnya seperti apa. Slama ini ya aku blm nemuin blogger yg aslinya ama di dunia maya berbeda. Rata2 semua sama.. Sama2 ramah kyk mereka lg ngebalas komen :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Cumi udah gak ada waktu aku mulai menulis di blog, Mb Fanny. Dan aku mulai tahu nama beliau, pas udah ngeblog. Tulisannya emang ceria banget. Penuh warna dan bikin pembacanya senang

      Mbak Fanny, kapan kita bisa ketemu ya? Mudah2an suatu saat kita bisa ketemuan yah. Pengen jumpa euy sama Mbak Fanny 😍😍😍

      Hapus
  3. Kalau sempat.. gabung" kak di komunitas Blog M, biar makin asik ketemu mereka dua,.. hehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, Mas Rudi. Iya niy udah pengen banget gabung ke blog M.Cuman kemarin jadwalnya pas sama acara anak di sekolah. Semoga pertemuan blog M depan, bisa ikut euy

      Mas Rudi niy salah satu dari dua blogger lagi yang aku tahu tulisannya dulu dan pengen aku temuin. Buka kartu deh... Hahaha

      Hapus
  4. Dua tahun terakhir ini aku lagi seneng ketemuan sama blogger. Sayangnya waktunya pendek, nggak banyak yang bisa dibahas. Pengennya nanti kalau traveling bisa ketemu teman-teman yang kenalnya di dunia maya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Nur, mudah2an kita ada rejeki jadi bisa ketemu langsung ya. Gak hanya di tulisan aja. Wah pasti seru niy kalo ketemu nanti 😍😍

      Hapus
  5. Wah, sangat menginspirasi mbak. Tugas kita ya menulis saja yang bermanfaat, ya. Insya Allah pasti ketemu pembacanyaa.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mb Muyass. Selama apa yang kita kerjakan itu dengan hati yang senang dan bisa memberikan manfaat ke orang lain. In sya'a Allah tulisan kita akan sampai ke pembacanya

      Hapus
  6. Ah bener banget :) sekarang pas udah banyak akrab sama blogger-blogger (walau belum pernah jumpa) kadang aku kepikiran, "eh dulu pertama kali bisa kenal sama si A karena apa ya?" atau, "rasa-rasanya nyasar ke blognya dia karena tulisan tentang B, deh!"

    Apalagi kalau udah jumpa, wah heboh kayak udah kenal 1 abad hahahaha. Walau, yeah tergantung orangnya juga sih. Ada orang yang kemana-mana bawa tembok hihihi, tapi yang beginian bukan hanya blogger, tukang jualan mertabak pinggir jalan juga ada hwhwhw.

    Salam kenal mbak :) makasih udah nyasar ke blogku yaaaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh kalau aku ketemu sama orang yang kemana-mana bawa tembok, bisa bingung sendiri dong. Ngomong begini salah, begitu dicuekin. Terus musti gimana gitu kan... Hahaha

      Hapus
    2. Iya bener. Susahlah kalo ketemu orang model begitu hwhw. Untungnya populasinya gak banyak, dan semoga segera punah #eh buahahaha ampooon

      Hapus
  7. Aku termasuk nggak yaaa... *ngarep wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kira-kira iya enggak... Hayo. Hahaha

      Hapus
  8. Halo mba. Aku suka deh sama quotenya, setiap tulisan akan menemukan pembacanya :D
    Aku juga nulis awalnya buat sharing-sharing sama curhat. Hehe

    Makin kesini, makin seru. Banyak Blogger hebat yang dulunya kukira nggak bakal bisa deket, eh, ternyata jadi temen akrab.
    Semoga nanti punya kesempatan buat bertemu sama mba Dilla juga ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mb. Kemarin pun sempat deg-degan. Gimana ya nanti. Alhamdulillah, mbak Ririn sama Mbak Molly baik banget

      Aamiin, semoga kelak kita bisa jumpa Mb

      Hapus
  9. Happy blogging! Tetap semangat nulis...

    BalasHapus
  10. Setuju banget sama quote-nya 😍 saya dulu sering malu kalau mau posting tulisan. Sebelum klik publish sering kebanyakan mikir tulisanku yg begini siapa yang mau baca? Lama kelamaan jadi cuek, yang penting nulis niatnya ibadah dan berharap bs memberi manfaat. Tulisan itu akan nemu takdirnya sendiri 😊😊

    Senangnya akhirnya bisa kopdar dengan teman blogger.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mb Arina, moga kelak kita bisa jumpa ya.. Aamiin

      Hapus
  11. Salam kenal mbak, seneng ya bisa ketemu blogger idola kita. Saya sendiri karena ikut komunitas blogger di daerah saya jd banyak bertemu blogger2 hebat dan terinspirasi dari mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga, mb. Rasanya bisa berjumpa dengan penulis yang kita kenal tulisannya, sangat menyenangkan. Bisa dapat ilmu juga

      Hapus
  12. Wah senang ya bisa bertemu dengan teman blogger. Dengan berteman degnan blogger se Indonesia raya bahkan sampai luar negeri jadi memperkaya wawasan dan pengetahuan ya bu,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, rasanya menyenangkan bisa berjumpa dengan kawan blogger

      Hapus
  13. Berikutnya ketemu akuuu...kwkwkwk

    Senengnya bisa ketemu teman seperjuangan ya Mbak Dila..Jadi nambah semangatnya:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mbak Dian. Senang kali ketemu blogger senior

      Asiiik, mudah-mudahan bisa jumpa Mb Dian. Peluuuuk

      Hapus
  14. Salam yah ibu dila, semoga dengan tulisan kita juga bisa berkarya dan suatu saat tulisan kita bisa di baca oleh setiap orang di negeri ini

    BalasHapus
  15. Saya juga pengen kenal neh sama ibu dila, tulisannya ringan namun berbobot. Salam kenal dari Lamongan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga, mb Munasy. Mudah-mudahan kelak kita bisa berjumpa... Aamiin

      Hapus
  16. Aku juga setuju, mbak. Jadi sebagai blogger, kita nggak perlu merasa kalau tulisan kita nggak penting atau nggak disukai pembaca. Just write for ourselves :D

    Dari 2 nama itu, aku baru menemukan blognya mbak Molly beberapa hari lalu. Tulisannya cukup bagus, minim (atau malah nggak ada sama sekali) typo atau kesalahan tanda baca. Foto-fotonya juga cakep!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas Matius. Saat kita menulis dengan penuh kecintaan, in sya'a Allah tulisan kita menjadi lebih "bernyawa". Dan akan menemukan pembacanya sendiri

      Mbak Molly salah satu blogger panutanku, mas

      Hapus
  17. Ririn memang foto2 dan cerita kelayapannya cukup banyak. Kak Molly pun juga nggak kalah. Foto dan tulisannya juga sama bagusnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Ririn & Mbak Molly memang blogger yang kece, Mbak Nita. Panutan nyata saya saat ini

      Hapus