Resep Bandeng Duri Lunak khas Semarang

by - November 14, 2017

Bandeng Duri Lunak yang sudah digoreng ( sumber gambar : MyOlehOleh.wordpress.com )

Hidup menjadi seorang perantau yang jauh dari kampung halaman terkadang membuat orang jadi bisa. Ya the power of kepepet lebih tepatnya

Siapa siy yang gak kenal Bandeng Duri Lunak khas Semarang ? Saya gak akan bilang Bandeng Presto®, karena Bandeng Presto® adalah merek dagang salah satu toko bandeng duri lunak di jalan Pandanaran Semarang

Beli yang segar, gak mungkin dong. Bisa busuk nanti di jalan. Beli yang vakum ? Udah beberapa kali, tapi tetep ya. Enakan ya segar menurut saya

Mau gak mau, jurus terakhir jadi andalan ... Bikin sendiri

Dan ini dia resep bandeng duri lunak yang biasa saya masak di rumah

Bahan :
Ikan Bandeng ( pilih yang 1 kg berisi 5 ekor, supaya tidak memotong dan pas dengan ukuran panci di rumah )

Bumbu halus :
- Bawang Merah
- Bawang Putih
- Kemiri
- Jahe
- Kunyit
- Garam

+ Ragi tape 1 butir
( supaya ikan bandeng seratnya lebih terlihat dan kesat setelah matang )

Bahan alas :
- Daun Pisang Batu
- Daun Salam
- Daun Jeruk
- Daun Sereh

Cara buatnya :

1. Buang isi perut ikan bandeng, tanpa membuang ingsang. Sisik tetap dipertahankan.  Cuci bersih


Tujuannya supaya kepala ikan tidak hancur saat dikukus di panci tekanan tinggi. Dan ikan tetap cantik setelah matang

2.  Bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe dan kunyit dihaluskan. Ragi dihancurkan dengan cara digeprek saja

3. Ikan dibumbui dan diberi garam. Diamkan sekitar 1,5 jam

4. Siapkan panci tekanan tinggi yang telah diisi air di bagian bawah dan diberi sarangan

Untuk panci tekanan tinggi Maxim seperti milik saya, di bagian bawah panci harus diberi ganjalan. Saya menggunakan batako ukuran kecil karena panci Maxim tidak ada lekukan di bagian dindingnya, dan sarangan akan jatuh ke dasar 

5. Beri alas daun pisang, daun salam, daun jeruk dan daun sereh yang sudah digeprek

6. Letakkan ikan di atas tumpukan daun. Sisa bumbu dilumuri di atas badan ikan



7. Tutup ikan dengan daun-daunan seperti alas tadi. Jika masih cukup beri ikan lagi dan tutup lagi dengan daun-daunan itu

8. Nyalakan kompor dengan api besar dahulu saat meletakkan panci tekanan tinggi di atas kompor

9. Tunggu hingga bunyi " Ngiiiing " khas panci bertekanan tinggi keluar yang ditandai dengan uap yang mulai terlihat

10. Kecilkan api menjadi ukuran sedang

11. Biarkan masak hingga 2 jam setelah uap keluar pertama kali

12. Matikan kompor, biarkan uap hilang dahulu. Membuka panci saat uap masih ada, tidak akan bisa

13. Buka tutup panci


14. Angkat ikan satu persatu setelah ikan benar-benar dingin. Mengangkat saat panas, bisa menyebabkan ikan hancur

15. Siap disimpan di chiller kulkas untuk 2 minggu ke depan

Bandeng duri lunak yang telah masak, bisa digoreng dengan dibalur kocokan telur. Dan siap untuk lauk makan kita bersama sambal terasi

Gimana resep saya?  Simpel kan

Ayuk coba di rumah 😊😊



You May Also Like

11 komentar

  1. Mantab buk... coba klo deket bisa nitip yak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh... Boleh. Ntar takbikin khusus buat dirimu, say 😄😄

      Hapus
  2. uaduhhh...laper mbak.

    ooh jadi insangnya ga dibuang ya? biar kepala ga hancur itu ya mbak?

    saya dulu pernah masak bandeng presto gini tapi karena ikannya gede saya belah dua. eee malah hancur dagingnya, tulang tak kunjung lunak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mb. Tujuannya insang tidak dibuang ya biar tidak hancur saat dimasak

      Tulang tak kunjung lunak itu karena kurang lama dalam proses masaknya, mb. Masak bandeng duri lunak butuh waktu 2 jam dari mulai panci tekanan tingginya berdesis, mb.

      Hapus
  3. Jadi tergoda nih. Sayangnya aku masih payah kalau ngolah ikan. Senangnya malah dibikinin. 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenernya sama, mb. Saya mah kepepet kudu bisa soalnya ... Hihihi

      Hapus
  4. Beuh, baca ini pagi-pagi jadi laper..hehe
    Anak beum ada apa2 jam segini. Malah sebagian yg lain masih ngimpi di kamar .. D

    Resepnya simpel sih, Teh, tapi belum tahu kalau di praktekan.. he

    BalasHapus
  5. Mbak..aku tergoda dengan bandengnya...Harus eksekusi resep ini nanti. apalagi bandeng di Jakarta bisa gede banget ukurannya,,Thanks sudah sharing resep yaa:)

    BalasHapus
  6. Aku pernah beli bandeng presto yang divakum, tapi tetap enakan yang seger. Seringnya sih beli yang sudah matang, hihi...

    BalasHapus
  7. Nyesel mampir di sini jam segini ketika belum masak dan laper2nya...hehe..jadi pengen nyoba mbak..

    BalasHapus
  8. mantep mba bisaan hehehe pengen nyoba tapi takut gagal :p

    BalasHapus