Rahmat International Wildlife Museum and Gallery, Medan

by - November 30, 2017

Sumber gambar : RahmatGallery. Com ( digambar ulang dengan Pic Art dan font Cymera )

Hai,  temans

Tulisan saya kali ini adalah kolaborasi pertama saya dengan Mbak Dira Indira. Seorang Perfectionist Mom dari Surabaya

Dan hastag kami adalah #CeritaDilaDira.  Aduh pakai bikin hastag segala, berasa celeblog aja ... Hihihi

Cerita perdana yang akan kami bagikan kali ini adalah museum Ter Wowww dari daerah kami masing - masing. Mbak Dira di Surabaya dan saya di Medan

Oke kita langsung cuss ya ke kota saya, Medan ...
***
Medan ibukota Sumatera Utara ini mempunyai museum yang gak ada di kota lain. Namanya Rahmat International Wildlife Museum and Gallery. Dan orang lebih mengenalnya dengan Rahmat Gallery

Rahmat Shah, pendiri Rahmat Gallery Medan ( sumber gambar : GembiraLokaZoo ) 
Pemilik museum paling terkenal di Medan ini adalah Rahmat Shah. Orangtua dari artis cantik  Rahline Shah. Pasti kalian kenal kan artis sekaligus bintang iklan salah satu merek shampoo itu ?

Apa siy yang bikin museum ini jadi Ter Wowww di Medan, seantero negeri ini dan bahkan Asia ?

Melalui laman resminya, Rahmat International Wildlife Museum and Gallery adalah satu-satunya museum di Asia dengan koleksi kurang lebih 2000 spesies binatang dari berbagai negara. Koleksi binatangnya pun mulai dari ukuran yang terkecil hingga yang terbesar

Museum yang diresmikan pertama kali di tahun 1999 ini memiliki luas sekitar 3000 meter persegi terdiri dari 3 lantai dan beberapa zona pamer 


Prasasti yang menjelaskan bagaimana museum ini mendapatkan koleksinya 
Rahmat Gallery Medan didirikan oleh Rahmat Shah karena kecintaannya pada dunia satwa dan konservasi. Hampir semua dari koleksinya adalah hasil buruan legal atau resmi. Rahmat Shah adalah seorang penggemar olahraga berburu, pecinta alam dan konsevasionis. Kecintaannya pada kelestarian alam dan konservasi membuat beliau mendirikan museum ini 

Museum yang terletak di jalan Katamso no 309 Medan ini buka dari jam 09.00-17.00

Dengan harga tiket masuk:

- Anak 3 - 12 tahun  : Rp 40.000
- Dewasa                  : Rp 50.000
- Pelajar                    : Rp 25.000  ( minimal 25 orang )
- Internasional         : Rp 150.000 


Kunjungan kedua saya dan anak-anak ke Rahmat Gallery di akhir tahun 2016 
Rahmat Gallery Medan memamerkan berbagai jenis spesies satwa yang telah diawetkan dan berbagai koleksi pribadi milik Rahmat Shah. Seperti koleksi berbagai macam batu permata, piala hasil kejuaraan, foto dengan para tokoh terkenal dan lain sebagainya


Batu permata yang cantik 
Koleksi batu 
Untuk koleksi satwa yang dipamerkan, Rahmat Gallery Medan membaginya dalam berbagai zona di bangunan berlantai 3 itu

Ada African Big Five yang berisi hewan berukuran besar dari Afrika seperti Gajah Afrika, Badak Putih,  Banteng Afrika, Singa dan Macan Tutul



Terdapat juga zona Cats of The World, disitu kita bisa mengetahui perbedaan kucing besar dan kucing kecil. Serta beberapa kucing ternyata dapat tumbuh lebih besar daripada macan


Perbedaan kucing berukuran besar dan kecil
Bear Room adalah area yang baru ditambahkan pada 2016 lalu. Area dengan warna dominan putih ini membawa pengunjung seolah berada di kutub utara


Bear Room
Buat yang ingin merasakan sedikit tantangan, Rahmat Gallery Medan juga menyediakan Zona Night Safari. Sebuah area yang disediakan dalam ruangan khusus. Didesain dengan warna gelap, lampu temaram seperti di dalam hutan malam hari, suara singa mengaum dan tak lupa hewan-hewan yang diletakkan sedemikian rupa. Cukup membuat pengunjung deg-degan jika masuk sendirian


Sebuah gunung buatan berukuran cukup lumayan berdiri di lantai 1 hingga lantai 2.  The Goats of Mountain nama area itu. Kambing gunung yang telah diawetkan diletakkan disana dengan tatanan yang cantik seolah sedang memanjat gunung seperti di alam aslinya 




Terdapat juga zona binatang reptil. Dari ular, biawak, iguana hingga buaya berukuran besar sekali. Tak lupa juga berbagai koleksi telur dari yang berbagai unggas dan reptil

Koleksi hewan di Rahmat Gallery Medan tak hanya hewan berukuran besar. Bahkan hewan berukuran kecil seperti kupu, serangga hingga nyamuk pun dipamerkan disana 



Nyamuk ? Iya, nyamuk. Tidak perlu khawatir, pihak Rahmat Gallery Medan menyediakan lup khusus untuk pengunjung supaya bisa melihat nyamuk dengan leluasa 


Rahmat Gallery Medan adalah salah satu tempat wisata edukasi yang cocok untuk anak 

Kelihatan kan nyamuknya 
Kupu - kupu dan serangga yang dipamerkan di Rahmat Gallery Medan ini didatangkan juga dari berbagai negara.  Dengan warna warni yang menarik dipandang, kupu-kupu dan serangga ini dipamerkan dalam pigura kaca 


Dan masih banyak lagi zona menarik di Rahmat Gallery Medan ini 

Yang membedakan dan membuat Rahmat Gallery Medan ini berbeda dengan kebanyakan museum yang memamerkan hewan adalah hewan-hewan yang dipamerkan disana ditata dengan sedemikian rupa seperti di alam aslinya. Lengkap dengan ekspresi hewan itu saat masih hidup 

Saya suka sekali dengan pasangan hewan ini
Sebuah perpustakaan dan penjualan souvenir juga tersedia bagi pengunjung. Souvenir yang bisa dibeli bermacam jenis. Ada gantungan kunci, buku tentang satwa dan alam, baju dan lain - lain 



Buat anak - anak, area perpustakaan dan penjualan souvenir adalah tempat yang sangat menarik bagi mereka. Tak hanya bisa beristirahat di kursi warna warni yang disediakan. Anak-anak juga bisa menikmati sebuah akuarium berukuran besar yang diisi ikan yang banyak sekali



Anak perempuan juga pasti senang disana, terdapat beberapa buah boneka Teddy Bear berukuran besar yang diletakkan di area perpustakaan dan penjualan souvenir Rahmat Gallery Medan ini.  Buat yang suka boneka, pasti tidak mau membuang kesempatan buat berfoto bersama Teddy Bear itu 
Rahmat Gallery Medan, di tahun 2016 kemarin juga menambahkan area baru. Salah satu yang juga menarik perhatian pengunjung adalah lantai kaca yang diisi cangkang kerang dan pasir pantai

Lantai kaca ini juga menjadi salah satu spot foto favorit pengunjung 



Buat kalian yang ingin berkunjung ke Rahmat Gallery Medan, ada hal yang wajib kalian patuhi :

 - Jangan memotret dengan menggunakan blits. Kenapa ? Karena lampu blits kamera dapat merusak warna dan bulu dari koleksi hewan di Rahmat Gallery ini 

- Jangan menyentuh koleksi yang dipamerkan. Sama seperti penggunaan blits, sentuhan pengunjung secara sembarangan bisa merusak koleksi hewan di Rahmat Gallery Medan 

- Simpan selalu tiket masuk hingga kalian keluar. Tiket ini berfungsi untuk membuka pintu keluar setelah selesai berkunjung 


***
Rahmat Gallery Medan tak hanya tempat wisata saja. Tapi juga sebagai sarana belajar buat para pengunjungnya. Seperti pesan dari pendirinya " Lestarikan Flora dan Fauna. Alam telah memberikan kehidupan pada kita maka kita wajib memberikan kehidupan pada alam "


Rahmat Shah ingin menunjukkan bahwa apa yang dilakukannya melalui museum dan yayasan pribadinya meski kecil tapi ada, nyata dan berharga

***
Udah dulu ya temans, ceritaku dari Medan. Aku tunggu kedatangan kalian ke Medan 

Dan jangan lupa, tunggu keseruan kami berdua di  #CeritaDilaDira selanjutnya. Bye 😘😘😘






Tambahan foto, supaya teman semua makin penasaran dengan Rahmat Gallery Medan ☺☺ :



















You May Also Like

22 komentar

  1. Itu klo tiket masuknya segitu rame ga pengunjungnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk museum, tempat ini termasuk rame kok kunjungannya. Dan rata-rata pengunjungnya memang sangat menikmati koleksi museum Rahmat Gallery

      Hapus
  2. Sudah pernah berkunjung ke museum Rahmat Galerry ini..tahun 2004 kalau nggak salah..waktu itu si Mas masih bayi..hihihi..Jadi yang ngerti Mak Bapaknya..Kapan-kapan kalau ke Medan mampir lagi ahh..:)
    Thanks ceritanya Mbak Dila:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo, main ke museum Rahmat Gallery lagi kalo Mbak Dia ke Medan. Sudah banyak perubahan loh dari kunjungan 2004 itu, Mbak

      Hapus
  3. Mahal juga ya HTM :D tapi mungkin worth aja sama isinya, seandainya disni juga ada museum beginian :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Worth it banget, Mb Shovy. Sangaaaat

      Banyak hewan yang mungkin belum pernah kita liat, ada disana

      Hapus
  4. Museum ini koleksinya lumayan lengkap, edukatif juga, jadi anak-anak bisa dapat pengetahuan dari kunjungan mereka. Aku aja pingin nengok ke sana lagi :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo kesana lagi, Mb Molly. Kan 2016 kemarin direnovasi. Ada penambahan zona pamer sekarang. Jadi lebih kece jadinya

      Hapus
  5. wah ternyata punya papahnya Raline y mba btw htmnya lumayan yah untuk sekelas museum hahaha tp emang ini isi museum terawat dan unik wajar siy htmnya mayan. duh klo ke Medan lagi pgn bgt ni bisa kesinj

    BalasHapus
    Balasan
    1. HTM nya memang lumayan, Mb Herva. Tapi sangat berimbang dengan biaya perawatan museum dan apa yang akhirnya bisa dibawa pulang oleh pengunjung

      Hapus
  6. Aku agak dilematis dengan tempat-tempat seperti ini. Di satu sisi, nggak tega liat binatang-binatang itu diawetkan. Di sisi lain, tempat-tempat seperti ini bagus untuk edukasi anak tanpa harus takut dengan bahaya hewan saat hidup :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentunya Pak Rahmat Shah sudah mempertimbangkan semua hal itu ketika mendirikan museum ini, Mas. Dan inilah wujud kecintaan beliau terhadap dunia satwa dan pelestarian lingkungan

      Hapus
  7. Selamat...udah pindah.com😀😀 template nya juga cantik..bersih.
    Baru ngerti..keluarga raline syah punya museum sekeren ini..! Wis getih borjuis berarti ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, mbak Sulis 😘😘

      Memang keluarga Shah, terpandang di Sumatera Utara Mbak

      Hapus
  8. Kereeen.. Biasanya binatang awetan ini auranya nyeremin tp yg ini enggak lho. Sayang belum sempat mengunjunginya waktu main ke Medan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo main ke museum ini kalau ke Medan lagi, Mbak Anissa

      Hapus
  9. wah konsepnya mirip dengan musium satwa yang ada di Batu-Malang. Anak-anak memang antusias sekali diajak ke tempat seperti ini, dan ortu pun tenang, enggak was-was...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wisata sekaligus edukasi, mb. Senang dapat. Informasi dapat

      Hapus
  10. Wah keren sekali museumnya mbak, dan btw hastagnya kece badai, udah kayak kembaran ya namanyaa..hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru sadar mirip namanya, pas mau kolaborasi Mbak Muyass 😄😄

      Hapus
  11. Untuk pelajar ada minimalnya ya, tapi asik sih, bisa ajak teman-teman sekelas untuk datang..he

    Ingin rasanya menikmati secara langsung, Bu. Tapi dengan baca dan lihat foto ini post, setidaknya jadi tahu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang paling asik kalau rombongan sekolah, rame-rame ya. Jadi makin seru Mas Andi. Kalau cuman sedikit, kurang seru kayaknya

      Hapus