Liburan Lebaran Asiiik bersama Dua Kelinci

by - Juni 03, 2017



Patung Dua Kelinci

Eits bentar lagi mau Lebaran kan ya. Buat yang mau mudik ke daerah pantura pulau Jawa. Destinasi wisata  di Jawa Tengah ini yang bisa menjadi referensi untuk tempat wisata bersama keluarga saat libur Idul Fitri nanti

Kacang Dua Kelinci, siapa yang tak kenal dengan produk-produknya yang banyak beredar di pasaran. Meski bersuamikan orang Pati dan saya sendiri asli Semarang, dalam beberapa kunjungan kami ke keluarga di Pati tidak pernah tertarik untuk mengunjungi pabrik Kacang Dua Kelinci. Padahal setiap kali hendak ke Pati, pasti melewati pabriknya. Barulah pada Lebaran 2016 lalu, kami mampir kesana

Ikut mejeng dulu ya

Pabrik Kacang Dua Kelinci terletak di jalan utama pantura Semarang - Surabaya. Letaknya tepat di kanan jalan kalau dari Semarang, tak jauh dari gerbang selamat datang kota Pati. Suasana keramaian sudah tampak dari luar area pabrik. Terlihat banyak mobil yang parkir, ornamen hiasan Lebaran yang cantik terpajang di banyak sudut dan suara musik terdengar dari dalam. Saya seperti tidak berada di sebuah pabrik rasanya.

Begitu memasuki gerbang, antrian pemudik terlihat banyak di depan area kopi gratis. Setelah perjalanan panjang, pastilah banyak pemudik yang capek dan ingin menyegarkan mata dengan secangkir kopi hangat yang disediakan. Kebetulan saya dan suami tidak maniak kopi, kami tidak ikut dalam antrian itu

Salah satu tempat istirahat gratis

Antrian kopi para pemudik

Tak jauh dari area kopi gratis, tepat di sisi kiri berdiri sebuah tenda yang cukup besar. Tenda tersebut adalah area kursi pijat gratis yang sangat cocok buat para pemudik. Sejenak duduk sambil dipijat saat badan capek apalagi di dalam tenda yang menggunakan penyejuk udara, pasti nikmat rasanya. Tapi sekali lagi, kami tidak mencobanya

Seperti biasa, sebelum berkelana di suatu tempat wisata kami ke toilet terlebih dahulu. Supaya lebih nyaman maksudnya. Toilet yang disediakan pabrik terhitung bersih dan cukup jumlahnya. Banyak pemudik yang memanfaatkan

Tak jauh dari toilet terlihat sebuah kacang raksasa berdiri. Yang setelah saya dekati kacang raksasa itu terdiri dari ribuan kacang kecil-kecil

Eh, ada yang ngintip di jendela

Anak-anak yang dari saat masuk sudah tidak sabar ingin berkelililing, minta untuk ke booth foto 3 D yang disediakan oleh Dua Kelinci. Booth foto yang terletak pada halaman depan bertema Indonesia. Ada bali, karapan sapi dari Madura dan tari Bali. Lengkap loh dengan pakaian adatnya. Yach, seperti biasa anak -anak pun senang sekali apalagi ini merupakan pengalaman mereka pertama. Dan semua itu gratis tidak dipungut biaya

Booth foto 3 D Papua


Booth foto 3 D karapan sapi Madura

Booth tari Bali

Puas berfoto 3 D, saya tertarik ke salah satu sudut disana. Sebuah toko disediakan di depan area pabrik. Dan benar kata Mama saya sebelum saya kesana, yang membedakan antara produk Dua Kelinci yang dijual di pasaran dengan produk Dua Kelinci yang di pabriknya adalah adanya produk khusus ekspor. Yah, produk khusus ekspor Dua Kelinci hanya bisa dijumpai disana. Selain produk yang dijual untuk pasaran lokal tentunya. Salah satu yang cukup menjadi perhatian saya, disana juga dijual kacang rebus dingin. Enak loh, suer. Kacangnya empuk, berukuran besar dan dingin karena disimpan di chiller. Ada juga produk dengan citarasa lokal , seperti bandeng dan sambal 

Toko oleh-oleh

Lemari pendingin di belakang Kakak, menyediakan kacang rebus dingin
Bandeng Presto dari Waroeng Pati dan sambal pecel
Dan seperti inilah tampilan produk khusus ekspor dari Dua Kelinci. Ada yang dipasarkan di Jepang, Singapura, Timur Tengah , Amerika dan beberapa negara lain






Eh, tak terasa perut kami pun lapar. Tengok kanan tengok kiri, saya melihat orang-orang sedang makan di salah satu sudut. Ternyata mereka makan di Waroeng Pati, sebuah restoran bernuansa Jawa klasik milik Dua Kelinci. Bangunan rumah joglo, tempat duduk lesehan serta gemericik kolam ikan menambah hangatnya suasana disana. Apalagi saya sudah cukup lama tidak merasakan suasana Jawa. Pokoknya bikin betah deh. Anak-anak pun senang karena mereka bisa melihat ikan-ikan koi yang ada di kolam


Salah satu gubug di Waroeng Pati
Suasana di dalam rumah joglo

Suasana lesehan yang cozzy, sambil mendengar gemericik air

Kami pun memilih  tempat untuk sejenak mengisi perut. Sebuah tempat lesehan tepat di samping kolam ikan

Es kopyor, gado-gado, garang asem serta nasi gandul khas Pati menjadi pilihan menu kami. Sambil memuaskan kerinduan kami akan tanah Jawa. Gak perlu menunggu lama, pesanan kami pun datang. Rasanya ? Memuaskan bangeeeeeet, apalagi buat kaum perantau macam kami. Kakak pun sampai bilang pengen kesana lagi kalau mudik ke Semarang & Pati. Ketagihan sama masakan Jawa yang jarang ditemuinya

Garang Asem yang ditaruh di wadah bambu, tampilannya agak berbeda siy dari yang lain

Gado-gado khas Waroeng Pati

Ini dia yang ditunggu, Nasi Gandul khas Pati

Es Kopyor ini enak loh

Makan sudah, perut kenyang. Sebelum keluar dari Waroeng Pati , kami pun ke toilet. Bersih dan harumnya itu loh luar biasa. Aroma daun pandan yang diiris kecil-kecil membuat orang nyaman. Dan masih bernuansa Jawa klasik. Bener - bener bikin betah

Foto melulu ... isshhh

Sebelum ke tempat kami memarkir mobil di dalam area pabrik, adik merengek begitu melihat banyak anak kecil foto di booth 3 D. Berbeda dari booth 3 D sebelumya, booth 3 D ini tidak bernuansa Indonesia. Ada nuansa ala Harry Potter, panda, main ski air dan naik kapal. Adik dan para pengunjung harus bersabar untuk antri, karena saat itu memang sedang ramai. Maklum masih hari kedua Lebaran. Foto sudah, belanja oleh-oleh juga dan makan gak ketinggalan. Kamipun pulang dengan hati senang, perut kenyang

Naik kapal dulu ya

Ala Harry Potter

Kalau Lebaran ini ada yang berencana ke pantura Semarang- Surabaya, jangan lewatkan buat mampir kemari besok. Tempat ini cocok sekali buat berwisata bersama keluarga tercinta. All in 1 place lah, dapet semuanya. Ya hiburan, kuliner plus oleh-oleh.  Gak usah khawatir, selama Lebaran posko mudik dari Dua Kelinci ini buka 24 jam kok

*foto menggunakan Canon Ixus 255 HS, tanpa proses pengeditan*

INDONESIA LUAR BIASA













You May Also Like

4 komentar

  1. Bagus ya mba tempatnya. Gratis lagi. Rugi sebenarnya klo ga mampir.
    Aku blm pernah... Ntar ah, klo suatu hari myampe pati..pengen photo2 juga..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang ternyata bagus, mb. Aku aja yang suami orang Pati baru tau pas Lebaran kemarin kalo tempatnya se oke itu

      Padahal yo sering denger. Cuman kirain biasa aja

      Hapus
  2. Wah, baru tau ada wisata acang dua kelinci. Pinter ya pengelolanya, bisa memikirkan wisata seperti itu, meski itu sbnrnya adalah pabrik. Gratis pula :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Konsepnya bagus emang, mb. Apalagi pas Lebaran, pihak pabrik menambah banyak booth. Makin keren aja jadinya

      Hapus